Cara Berpakaian dan Berjilbab Syar’i


Setiap wanita pasti ingin tampil modis. Tampil nyaman dengan gaya busana masa kini, adalah sebuah keharusan. Begitu juga untuk para muslimah berjilbab. Meskipun mengikuti perkembangan zaman, pakaian tetap harus sesuai syari’at Islam.

Bagaimana sih, tampil dengan busana trendi tapi tetap syar’i? Ini dia rumusnya!

Menutupi Dada dan Seluruh Tubuh

Coba cek pakaianmu. Apakah sudah menutupi dada? Apakah sudah menutupi seluruh tubuh? Aurat wanita adalah seluruh tubuh kecuali telapak tangan dan wajah. Karena itu, jangan biarkan angin meniup bagian bawah rok. Pastikan juga kerudungmu terulur hingga ke depan dada.

Ketat? No Way!

Pakaian ketat akan mencetak tubuhmu dengan jelas. Sehingga, memakai pakaian yang ketat sama saja dengan tidak memakai baju. Duh, malunya. Mulai sekarang, jauhkan pakaian ketat seperti celana legging. Celana ini diciptakan sebagai pakaian dalam, lho. Kalau kamu tetap ingin mengenakannya, pakailah hanya di dalam kamar.

Hindari yang Tipis dan Menerawang

Untuk apa memakai pakaian tapi orang lain dapat “mengintip” tubuhmu? Karena itu, hindari baju-baju dari bahan yang tipis dan menerawang. Selain tidak nyaman dipakai,  pakaian dari bahan seperti ini juga mudah sobek.

Bukan Ajang Pamer

Fungsi pakaian adalah untuk melindungi tubuh dari gangguan luar. Misalnya, sengatan matahari dan cuaca dingin. Kalau ada yang memakai pakaian sebagai ajang pamer, sudah melenceng dari tujuan. Berpakaian dengan tujuan untuk pamer, hanya akan membuat orang lain iri, lho. Bahkan, bisa-bisa kamu tidak disukai orang lain karena kelakuan jelekmu itu.

Tidak Mencolok

Pakailah pakaian seperlunya. Pakaian yang sederhana, sudah cukup untuk melindungi tubuh dari cuaca. Hindari memakai pakaian yang mencolok, karena hanya akan mengundang tangan-tangan jahil yang akan mengganggu.

Bukan Toko Minyak Wangi Berjalan

Tubuh yang harum akan membuatmu merasa nyaman. Namun, hindari memakai minyak wangi berlebihan. Selain akan membuatmu dan orang-orang di sekeliling merasa pusing, minyak wangi yang terlalu banyak akan membuat orang lain mengira bahwa kamu adalah toko minyak wangi berjalan.

Diulur, Bukan Dililit

Ada cara khusus dalam memakai pakaian yang syar’i. Pakaian itu harus diulur dan bukan dililit. Pakaian yang dililit, akan menampakkan lekuk-lekuk tubuh. Akhirnya sama saja dengan memakai pakaian yang ketat. Ulurkanlah pakaianmu, sehingga tubuhmu tertutup dan tidak tercetak dengan jelas.

No Punuk Unta

Allah melarang muslimah mengenakan jilbab, dengan bagian belakang yang menonjol seperti punuk unta. Jadi, kalau rambutmu panjang, ikatlah di bagian belakang leher. Juga, jangan menambahkan konde palsu yang tampak menonjol di bagian atas kepala.

Sebenarnya, berpakaian syar’i itu mudah, lho. Selain trendi dan tetap cantik, kamu juga telah melaksanakan cara berpakaian muslimah sesuai yang diperintahkan Allah.

 

 

Leave a Reply